Mainan Anak sebagai Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Kontekstual.

Water game sebagai media pembelajaran Tekanan Zat Cair.(Doc. Pribadi)

Mainan Anak dan IPA

Membawa mainan anak ke kelas, mengapa tidak? Sepengalaman saya, menggunakan mainan anak sebagai media pembelajaran di kelas berdampak positif pada proses pembelajaran. Siswa cenderung tertarik untuk melakukan pengamatan terhadap prinsip kerja mainan tersebut. Mainan anak yang beragam jenisnya pada umumnya merupakan produk terapan dari prinsip dan hukum dalam ilmu sains, terutama Fisika. Water Game, mobil-mobilan dengan berbagai inovasi, lato-lato, bubble gun dan sangat banyak ragam lainnya, merupakan benda-benda produk terapan yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran IPA, terutama Fisika.

Pembelajaran Kontekstual

Tidak asing dengan  pembelajaran kontekstual, bukan?  Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan teori keilmuan dengan dunia nyata dalam kehidupan siswa agar pembelajaran lebih relevan dan bermakna. Dalam pembelajaran IPA, beragam peristiwa, fenomena alam dan banyak hal lainnya di lingkungan sekitar siswa merupakan contoh terapan teori yang dipelajari siswa di sekolah. Mainan anak merupakan salah satu di antaranya.

Mainan anak sebagai media pembelajaran IPA dapat menjadi media pembelajaran kontekstual yang menyenangkan. Dalam pelaksanaannya, tentu saja disertai  Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memuat tujuan dan prosedur serta hasil  analisis  siswa terhadap prinsip kerja mainan yang dikaitkan dengan prinsip dan hukum dalam keilmuan yang dipelajari.

Menghadirkan mainan anak di kelas dalam proses pembelajaran sama artinya dengan memindahkan dunia nyata yang ada dalam keseharian siswa. Siswa dapat memegang, memainkan dan mengamati cara kerja mainan tersebut. Di sinilah sains membumi. Hal-hal yang terkesan abstrak menjadi lebih nyata.

Siswa mendapatkan  pengalaman dan pengetahuan baru yang didasarkan pada pengalaman lama. Hal ini akan memperkaya wawasan mereka. Selain itu, kehadiran mainan anak dalam proses pembelajaran dapat membawa siswa pada kenangan masa kecil mereka. Secara psikis, siswa tentu memiliki keterikatan emosional terhadap sebuah mainan yang kemungkinan besar pernah bahkan sering mereka mainkan semasa kecil. Oleh karena itu, siswa dengan senang hati melakukan pengamatan, analisa, sambil memainkannya dalam kelompok mereka.

Terapan Ilmu Fisika

Mainan anak pada umumnya menerapkan prinsip dan hukum Fisika. Jika benda-benda ini hadir di dalam kelas untuk diamati dan dianalisa cara kerjanya oleh siswa, tentu sangat menyenangkan.

Bubble Gun untuk menerapkan materi tegangan permukaan zat cair. (Doc.Pribadi)

Water Game dapat digunakan untuk pembelajaran materi tekanan zat cair. Gaya apung dan hukum Pascal melandasi cara kerja mainan tersebut. Mainan mobil-mobilan ataupun robot dan pesawat yang dapat bergerak, mengeluarkan bunyi sekaligus mengeluarkan suara dapat digunakan sebagai contoh menarik untuk terapan gaya dan perubahan energi. Selain menggunakan baterai sebagai sumber energi listrik, ada juga mobil-mobilan yang menggunakan pegas, yang harus ditarik mundur lebih dahulu sebelum dilepas dan melaju. Gasing dengan berbagai model dan inovasinya merupakan terapan gerak melingkar, gaya dan torsi atau momen gaya. Siswa dengan bimbingan guru dapat memahami, mengapa sebuah gasing akan bergerak melingkar dengan seimbang. Mainan bubble gun menerapkan materi tegangan permukaan zat cair. Siswa dapat mengamati berapa lama gelembung sabun akan pecah. Siswa dapat juga diminta membuat gelembung sabun yang memiliki waktu pecah di udara lebih lama dengan eksperimen bahan gelembung sabun. Lato-lato yang pernah booming akan mengenalkan siswa pada gerak dan gaya serta kekekalan energi. Bola bekel dapat digunakan untuk memperagakan tentang jenis tumbukan dan energi. Tamiya dapat digunakan untuk mengajarkan elektromagnet dan perubahan energi.

Dinosaurus  berbasis pegas, memahamkan siswa tentang gaya pegas dan perubahan energi. (Doc. Pribadi). 

Mainan anak yang memiliki ragam sangat banyak akan menjadi teman belajar yang sangat menyenangkan dan menarik dalam pembelajaran kontekstual yang memungkinkan siswa belajar bermakna, memahami lebih mendalam dan tentu saja belajar dengan gembira. ( Hst)

*******

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

AGENDA KEGIATAN AWAL TAHUN AJARAN

Prestasi

Jumbara
Lomba Tari
Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman
Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman