

Salah satu juri Gelar Karya Kokurikuler 2025 , Leni Yuniarti, S.Pd. (Doc Pribadi)
Lingkungan hijau dan sehat merupakan tanggung jawab kita bersama. Itulah salah satu mindset positif yang ditanamkan dalam diri warga sekolah melalui kegiatan kokurikuler di SMP Negeri 2 Papar.
Kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan dalam semester ganjil ini ditutup dengan gelar karya siswa. Dalam gelar karya, setiap kelas menampilkan dua tanaman yang selama satu semester ini telah mereka tanam dan mereka rawat dengan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh selama kegiatan kokurikuler berlangsung.
Dampak Positif
Kegiatan kokurikuler yang dipadukan dengan program Adiwiyata ini terasa sekali dampaknya di SMP Negeri 2 Papar.
1. Perbaikan mindset. Pengetahuan terkait pengelolaan lingkungan memberikan pencerahan pada warga sekolah untuk mengubah pola pikir dan habit positif terkait lingkungan dan kesehatan. Perlunya lingkungan hijau dan bersih, pemilahan sampah, pengelolaan sampah dengan 3 prinsip Reduce, Reuse dan Recycle, membukakan wawasan warga sekolah bahwa sampah tidak melulu merupakan sumber penyakit dan pengganggu keindahan. Penanganan dan pengelolaan sampah yang benar dan kreatif justru dapat mendatangkan cuan selain mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.


Salah satu pot dari galon air mineral karya siswa .(Doc. Pribadi).
2. Mengenal TOGA. Melalui kegiatan kokurikuler ini, siswa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru tentang TOGA. Mereka dibekali cara bertanam dan mengubah lahan pasif menjadi produktif, juga mengetahui manfaat TOGA bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia.
3. Pembentukan karakter baik. Melalui kegiatan kokurikuler ini, siswa belajar aktif dan berperan positif dalam masyarakat sekolah. Melakukan aktifitas bersama dan menangani permasalahan bersama dalam kelompok akan menguatkan kerjasama dan meningkatkan kemampuan menerima diri sendiri dan orang lain. Mereka juga belajar berbagi tugas sekaligus bertanggung jawab atas tugas masing-masing. Kegiatan ini diharapkan juga akan meningkatkan kepekaan dan keimanan siswa terhadap kemahakuasaan Tuhan. Siswa belajar menyayangi makhluk hidup lain, berpikir dan bertindak berwawasan lingkungan, kreatif dan tidak mudah putus asa serta berani mengomunikasikan pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki.



Pengetahuan tentang TOGA dan kreatifitas siswa diwujudkan dalam sinergisitas berdampak positif. (Doc. Pribadi)



Presentasi di depan dewan juri dengan menampilkan dua tanaman terbaik hasil perawatan warga masing-masing kelas. (Doc. Pribadi)
Respon Siswa



Respon pisitif siswa dituangkan dalam narasi.(Doc. Keyra, Wulan, Bellaqua).
Gelar karya yang merupakan puncak kegiatan kokurikuler di SMP Negeri 2 Papar berlangsung semarak. Para siswa menunjukkan antusiasme yang bagus dalam mendukung anggota kelompok mereka yang bertugas mempresentasikan portofolio kegiatan selama satu semester. Hal ini menunjukkan kepedulian, keterlibatan dalam sebuah kelompoķ, persaingan sehat antar kelas, serta kreatifitas yang nyata dalam karya. Tentu saja semuanya itu akan bermuara pada Delapan Profil Lulusan yang diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas. ( Hst.)
☘️☘️☘️






